Laporan Interpretative
Berita Interpretasi.
Berita yang dikembangkan dari berita Straigh News dengan penambahan informasi
latar belakan, wawancara dengan pengamay, dan data-data terkait, sehingga
menjadi sebuah berita baru yang lebih jelas, lengkap, atau komprehensif. Berita
interpretatif membutuhkan wawasan luas dan ketajaman analisis wartawan. Contoh:
dampak kenaikan harga BBM terhadap harga sembako.
“Interpretative
reporting is reporting news and with care, news refreshed with background
materials to make it comprehensive and meaningful” (Lester Markel, editor, The Sunday New
York Times).
Contoh:
Aplikasi
Online Bank Sampah Bisa Bayar Pulsa Hingga Listrik
Bandung - Pengelolaan Bank Sampah oleh LSM
Hijau Lestari kini menggunakan sistem aplikasi online. Selain untuk transaksi
tabung-menabung, aplikasi ini juga nantinya bisa digunakan untuk pembayaran
lainnya.
Maman Tirta Rukmana perwakilan dari LSM Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil selaku partner Bank Sampah mengatakan, selain elektornisasi Bank Sampah, aplikasi tersebut juga menjadi lembaga keuangan.
"Kita menyediakan server online 24 jam untuk operasional. Aplikasinya bisa pakai komputer dan android juga. Jadi bisa untuk unit dan nasabah," ujar Maman saat launching Aplikasi Bank Sampah di Grha Persib, Jalan Sulanjana, Rabu (11/10/2015).
Keuntungan bagi nasabah bang sampah, lanjut Maman, bisa mengecek saldo kapan saja. Selain itu, ke depan fungsinya juga bisa untuk pembayaran lain.
"Nasabah bisa mengecek saldo, memperbanyak fitur juga. Jadi bisa melakukan pembelian pulsa listrik, beli pulsa, tinggal mengurangi saldo," jelasnya.
Di tempat yang sama, Lupan Tui Wiguna, dari PT Ussi selaku menyediakan aplikasi layanan mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi bersama tim dari LSM Hijau Lestari kepada warga.
"Kita sudah ready untuk real implementasi di 10 unit bank sampah. Registrasinya hanya memakai nomor telepon saja," kata Lupan.
Lupan mengklaim aplikasi ini mudah untuk digunakan bagi ibu-ibu rumah tangga yang rata-rata 35 tahun ke atas yang menjadi nasabah Bank Sampah.
"Aplikasi ini sangat mudah, tidak ribet. Sudah dicoba di 10 wilayah," tandasnya.
Maman Tirta Rukmana perwakilan dari LSM Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil selaku partner Bank Sampah mengatakan, selain elektornisasi Bank Sampah, aplikasi tersebut juga menjadi lembaga keuangan.
"Kita menyediakan server online 24 jam untuk operasional. Aplikasinya bisa pakai komputer dan android juga. Jadi bisa untuk unit dan nasabah," ujar Maman saat launching Aplikasi Bank Sampah di Grha Persib, Jalan Sulanjana, Rabu (11/10/2015).
Keuntungan bagi nasabah bang sampah, lanjut Maman, bisa mengecek saldo kapan saja. Selain itu, ke depan fungsinya juga bisa untuk pembayaran lain.
"Nasabah bisa mengecek saldo, memperbanyak fitur juga. Jadi bisa melakukan pembelian pulsa listrik, beli pulsa, tinggal mengurangi saldo," jelasnya.
Di tempat yang sama, Lupan Tui Wiguna, dari PT Ussi selaku menyediakan aplikasi layanan mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi bersama tim dari LSM Hijau Lestari kepada warga.
"Kita sudah ready untuk real implementasi di 10 unit bank sampah. Registrasinya hanya memakai nomor telepon saja," kata Lupan.
Lupan mengklaim aplikasi ini mudah untuk digunakan bagi ibu-ibu rumah tangga yang rata-rata 35 tahun ke atas yang menjadi nasabah Bank Sampah.
"Aplikasi ini sangat mudah, tidak ribet. Sudah dicoba di 10 wilayah," tandasnya.
Interpretatif:
Dengan adanya Bank
Sampah di daerah bandung ini membantu masyarakat setempat dalam mengalpkasikan
sampah rumh tangga masing-masing, dengan model system tabungan yaitu sampah
yang dimasukan ke Bank Sampah akan diberikan uang berupa saldo dalam tabungan
nasabah, bagi nasabah yang baru akan di berikan tabungan baru, dengan ada
system seperti itu masyarakat sekitar terbantu dalam pembelian pulsa dan
pembelian listrik.
Referensi:

Comments
Post a Comment