Dasar Komunikasi dan Komunikasi Bisnis
I.
Pengertian dan
cakupan komunikasi
Istilah
komunikasi dari Bahasa inggris yaitu communication, dari Bahasa latin
communicates yang mempunyai arti berbagi atau menjadi milik bersama, komunikasi
diartikan sebagai proses sharing diantara pihak-pihak yang melakukan aktifitas
komunikasi tersebut.
definisi komunikasi menurut James A.F Stoner adalah proses dimana
seseorang berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan.
Sedangkan menurut definisi Prof. Drs. H.A.W Widjaya yang mengatakan
bahwa pengertian komunikasi adalah hubungan kontak antar dan antar manusia baik
individu maupun kelompok. Menurut definisi William F.Glueck yang
menjelaskan bahwa komunikasi terbagi menjadi dua bentuk, yaitu sebagai
berikut.
·
Interpersonal Communications: Interpersonal
communications komunikasi antar pribadi adalah proses pertukaran informasi serta
peindahan pengertian antar dua orang atau lebih dalam suatu kelompok kecil
manusia.
·
Organization Communications: Organization
communication adalah proses dimana pembicara secara sistematis memberikan
informasi dan memindahkan pengertian kepada orang yang banyak dalam organisasi
dan kepada pribadi-pribadi dan lembaga-lembaga diluar yang ada hubungan.
Cakupan Komunikasi Bisnis
Ada lima komponen yang penting untuk
diperhatikan dalam proses komunikasi, yaitu:
·
Pengirim pesan (sender atau
komunikator)
·
Pesan yang dikirimkan (message)
·
Bagaimana pesan tersebut disampaikan
(delivery channel atau media)
·
Penerima pesan (receiver atau
komunikasi)
·
Umpan balik (feedback) atau effect.
Kelima komponen penting yang harus
diperhatikan dalam proses komunikasi diatas tidak hanya berlaku untuk komunikasi
bisnis, melainkan dalam dunia pendidikan kelima komponen tersebut juga penting
untuk diperhatikan. Hal itu diperlukan untuk mencapai sebuah tujuan belajar
yang diharapkan melalui komunikasi yang efektif. Komunikasi yang efektif dalam
pembelajaran banyak ditentukan oleh keaktifan selama proses belajar berlangsung
yaitu adanya bentuk komunikasi dalam bentuk timbal balik berupa pertanyaan dan
jawaban pertanyaan dari sebuah proses belajar mengenai topik tertentu yang
dibahas dalam proses belajar tersebut.
II.
Unsur-Unsur dalam
Komunikasi
Komunikasi
bisnis
adalah pertukaran gagasan, pendapat, informasi, instruksi yang memiliki tujuan
tertentu yang ditampilkan secara personal atau impersonal melalui symbol-simbol
atau sinyal. Dalam komunikasi bisnis terdapat enam unsur pokok, yaitu:
·
Memiliki tujuan, artinya komunikasi
bisnis harus serta merta memiliki tujuan yang telah ditetapkan sebelum sejalan dengan
tujuan organisasi.
·
Pertukaran, dalam hal komunikasi bisnis melibatkan
paling tidak dua orang atau lebih yakni komunikator dan komunikan.
·
Gagasan, opini, informasi,yaitu merupakan instruksi isi dari pesan yang bentuknya beragam tergantung tujuan, situasi, dan
kondisinya.
·
Menggunakan saluran personal atau
imprasonal yang mungkin mengharuskan tatap muka atau komunikasi langsung, menggunakan media tertentu atau
melalui media yang menjangkau jutaan orang secara bersamaan.
·
Menggunakan symbol atau sinyal yang
merupakan alat atau metode yang dapat dimengerti atau dipahami oleh penerima
atau menyampaikan pesan.
·
Pencapaian tujuan organisasi: salah
satu karakteristik yang membedakan lembaga formal dengan informal
adalah adanya tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh manajemen.
III. Bentuk
Dasar dari Komunikasi
Pada
dasarnya ada dua bentuk komunikasi yang umum digunakan dalam dunia bisnis,
yaitu komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal.
·
Komunikasi verbal
Komunikasi verbal adalah salah satu bentuk
komunikasi yang disampaikan kepada pihak kedua melalui tulisan dan lisan
.contohnya adalah membaca majalah, membaca surat kabar, mempresentasikan
makalah dalam suatu acara seminar dan lain-lain. Adapun dalam berkomunikasi secara
verbal, dibutuhkan pengungkapan kata-kata yang disusun dalam suatu pesan yang
sangat penting dan kompleks, sebaiknya disampaikan dengan menggunakan tulisan,
seperti surat, memo dan laporan.
·
Komunikasi Nonverbal
Komunikasi nonverbal adalah bentuk komunikasi
yang paling mendasar dalam komunikasi bisnis. Walaupun pada umumnya komunikasi
nonverbal memiliki sifat kurang terstruktur sehingga sulit untuk dipelajari,
seperti pemahaman dalam penggunaan Bahasa isyarat, ekspresi wajah, gerak tubuh,
sandi, symbol-simbol, warna dan intonasi suara. Dalam penyampaiannya,
komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal itu mempunyai arti yang berbeda-beda,
seperti dalam komunikasi nonverbal. Pesan yang disampaikan biasanya dilakukan
secara spontan atau tiba-tiba tanpa memiliki rencana dan dilakukan secara tidak sadar dan
bersifal alami.
Adapun komunikasi nonverbal memiliki beberapa
tujuan yaitu:
·
Menyediakan dan memberikan informasi
·
Mengatur alur suatu percakapan
·
Mengekspresikan emosi
Tentu komunikasi
verbal dan nonverbal dapat bergabung agar penyampaian sebuah informasi dapat
mudah untuk dipahami. Contohnya komunikasi yang dilakukan seorang pemimpin
untuk menyuruh bawahanya dimana melalui ucapan dan ekspresi wajah yang tepat
akan mempermudah penyampaian maksud dan tujuan yang akan disampaikan sehingga
tidak akan terjadi kekeliruan.
IV. Bisnis
Dalam Pandangan Komunikasi
Dalam
konsep dan azas komunikasi moern yang lebih menekankan pada kebutuhan komunikan
dan kesiapan dari komunikan dalam proses komunikasi, hal ini lebih penting dari
fungsi pesan dan tujuan dari komunikator, ini disebabkan oleh perinsip-perinsip
yang lebih modern yang lebih mempertimbangkan dan memperhitungkan pada peluang
daripada produksinya. Walaupun konsep permintaan berkaitan dengan konsep
permintaan tetapi dalam kenyataan dipasar tidak secara otomatis jika pada saat
kelebihan barang dan jasa secara langsung membuat pasar menjadi jenuh atau
sebaliknya dengan kelangkaan barang dan jasa akan menyebabkan timbulnya suatu
peluang pasar, hal ini disebabkan oleh:
Secara realita psikologis suatu kebutuhan dapat diciptakan
Secara umum selalu
timbul permasalahan dimana konsumen pasar tidak mengetahui informasi dan
keberadaan barang dan jasa dipasar, yang disebabkan umumnya kurang baik dan
kurang memadai dalam menjalankan strategi komunikasi. Hal ini harus
dikembangkan strategi komunikasi yang baik dan efektif ke pasar, yaitu dengan
menjalankan promosi, seperti:
·
Kegiatan hubugan antar manusia
·
Kegiatan hubungan masyarakat
Comments
Post a Comment